Launching Pasar Tani, DPD PKS 50 Kota Dorong Ketahanan Pangan dan Kewirausahaan Daerah



Limapuluh Kita, KITAPena.id - Dewan Perwakilan Daerah Partai Keadilan Sejahtera (DPD PKS) Kabupaten Limapuluh Kota menggelar Launching Pasar Tani dan Seminar Kewirausahaan

Kegiatann tersebut dilaksanakan di Aula Hotel Mangkuto pada Minggu, 8 Februari 2026, diikuti oleh sekitar 200 peserta se-Kabupaten Lima Puluh Kota. Acara itu menjadi momentum strategis dalam upaya penguatan ekonomi masyarakat melalui sektor pertanian dan kewirausahaan berbasis potensi lokal.

Launching Pasar Tani secara resmi dilakukan oleh Wakil Bupati Kabupaten Lima Puluh Kota, Ahlul Badrito Resha. Dalam sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini sebagai bentuk kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat. 

Ia menegaskan bahwa Pasar Tani merupakan langkah konkret untuk memperpendek rantai distribusi hasil pertanian, meningkatkan nilai jual produk lokal, serta memperkuat ketahanan pangan dan ekonomi keluarga di Kabupaten Lima Puluh Kota.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua DPRD Kabupaten Lima Puluh Kota, Muhammad Fadlil Abrar, Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat Fraksi PKS Ustadz Irsyad Syafar, serta Ketua Fraksi PKS Kabupaten Lima Puluh Kota, Prof. Mawardi. Kehadiran para stakeholder itu, menunjukkan dukungan penuh terhadap program-program pemberdayaan ekonomi masyarakat yang berkelanjutan.



Dalam sambutannya, Ustadz David Ferry Andrio, selaku Ketua DPD PKS Kabupaten Lima Puluh Kota menyampaikan bahwa kondisi ekonomi Indonesia saat ini sedang tidak baik-baik saja, sehingga diperlukan sinergi dan keseriusan dalam mencari solusi terbaik. Ia menjelaskan bahwa terdapat berbagai program yang disupport oleh pemerintah dan juga didukung oleh PKS dengan tujuan yang sama, yaitu memperkuat ketahanan pangan rumah tangga. Ia juga mengajak masyarakat untuk siap mengambil peluang dari Program Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota Central of Agro sebagai upaya memperbaiki ekonomi keluarga.

Sementara itu, Ustadz Irsyad Syafar, dalam sambutannya menekankan bahwa Kabupaten Lima Puluh Kota memiliki potensi besar di sektor pertanian dan kewirausahaan yang harus terus digali dan dikembangkan.


Ia mendorong peserta seminar untuk berani berinovasi, meningkatkan kapasitas diri, serta memanfaatkan dukungan kebijakan dan program pemerintah agar potensi daerah dapat memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat secara luas. (Red)

Posting Komentar

0 Komentar